HAJI RAMAH LANSIA: BKK PONTIANAK BERIKAN LAYANAN KESEHATAN PRIMA BAGI JEMAAH KLOTER 16
HAJI RAMAH LANSIA: BKK PONTIANAK BERIKAN LAYANAN KESEHATAN PRIMA BAGI JEMAAH KLOTER 16
Halo sobat BKK Pontianak!!
Kubu Raya 7 Mei 2026 - Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 16 datang di Asrama Haji Transit pada tanggal 8 Mei 2026 pukul 06.30 WIB. Kloter 16 merupakan CJH Kota Pontianak dengan jumlah keseluruhan sebanyak 435 orang yang terdiri dari CJH laki-laki berjumlah 199 orang dan CJH perempuan berjumlah 236 orang, Pada kloter ini terdapat 8 orang petugas yang terdiri dari 2 orang PIH KBIHU, 1 orang TKHI, 2 orang TPHD/TKHD, 1 orang TPHI dari kota Pontianak, 1 orang TPHI dari Kabupaten Bengkayang dan 1 orang TKHI dat Kabupaten Mempawah.
Pada saat masuk Asrama Haji Transit, dilakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan kepada CJH oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Pontianak. Dari pos pelayanan kesehatan, kunjungan klinik di Asrama Haji Transit berjumlah 199 orang, Terdapat CJH dengan alat bantu terdiri dari orang dengan kursi roda, dan tidak ada CJH yang menggunakan tongkat dan sitting cane.diri dari 84 penyakit tidak menular yang merupakan CJH risti dan 115 Pemeriksaan Wanita Usia Subur (WUS)
Dalam mendukung pengendalian faktor risiko kesehatan bagi CJH provinsi Kalimantan Barat, telah dilakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan pesawat di bandara Supadio dan kesehatan lingkungan di Asrama Haji Transit dengan hasil pemeriksaan memenuhi syarat.
CJH Kloter 16 yang diberangkatkan ke Embarkasi Batam pada tanggal 7 Mei 2026 akan terbagi dalam 3 penerbangan. Saat akan berangkat dari Asrama Haji Transit jumlah Keberangkat CJH Kloter 16 sesuai dengan jumlah yang masuk ke asrama haji yaitu berjumlah 43 orang ditambah 8 orang PPIH. Sesampai di Bandara Supadio terdapat 2 CJH Kloter 16 tidak laik terbang yang berasal dari Kota Pontianak dan harus ditunda keberangkatannya karena adanya hasil diagnosis 1 orang kasus penyakit Varicella dan 1 orang dengan kasus Hipertensi yang masih dalam tahap observasi vomitus.
“Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”