KLOTER BTH 17 JEMAAH HAJI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TIBA, TIDAK ADA JEMAAH YANG MEMERLUKAN RUJUKAN
KLOTER BTH 17 JEMAAH HAJI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TIBA, TIDAK ADA JEMAAH YANG MEMERLUKAN RUJUKAN
Halo Sobat BKK Pontianak,
Sebanyak 432 Jemaah Haji Kalimantan Barat Kloter 17 dari Bandara Hang Nadim Batam tiba di Bandara Supadio pada tanggal 20 Juni 2026 yang terbagi dalam 3 penerbangan. Pada penerbangan pertama jumlah jemaah datang sebanyak 153 orang, pada penerbangan kedua sebanyak 151 orang dan pada penerbangan ketiga sebanyak 128 orang jemaah haji. Sebagian besar jemaah haji (427 orang) berasal dari Kota Pontianak dan 5 jemaah haji berasal dari Kabupaten Kubu Raya. Jemaah haji perempuan memiliki persentase lebih besar dibanding jemaah haji laki-laki. Pada kedatangan jemaah haji kloter 17 ini juga bersamaan dengan 7 petugas haji yang terdiri dari 4 orang PPIH, 2 orang PHD dan 1 KBIHU.
Dari hasil pengawasan di Bandara Supadio sebanyak 421 orang jemaah haji dengan kondisi sehat diberangkatkan ke asrama haji Pontianak menggunakan bis dan terdapat 11 orang jemaah haji dalam kondisi sakit atau lanjut usia diberangkatkan ke asrama haji Pontianak menggunakan ambulans.
Setelah tiba di asrama haji transit Provinsi Kalbar, dilakukan kegiatan skrining suhu tubuh terhadap 439 orang yang terdiri dari 432 orang jemaah haji dan 7 orang petugas haji (KBIHU, PHD, PPIH). Tidak ada jemaah haji dan petugas yang terdeteksi demam. Sesampainya di asrama haji dilakukan pengawasan kepada jemaah haji yang menggunakan kursi roda, seluruh jemaah dalam kondisi baik dan tidak memerlukan rujukan.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, BKK Pontianak juga memastikan kondisi lingkungan dan alat angkut yang digunakan jemaah haji dalam kondisi aman. Pengawasan faktor risiko alat angkut dan lingkungan juga dilakukan oleh BKK Kelas I Pontianak selama masa pelayanan kesehatan jamaah haji Pemeriksaan sanitasi pada 6 bis dengan hasil memenuhi syarat dan dilakukan tindakan desinfeksi pada bis setelah selesai kegiatan. Hasil inspeksi kesehatan lingkungan Asrama Haji memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan sampel kimia air tidak memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan vektor masih ditemukan keberadaan lalat, tidak ditemukan keberadaan kecoa, tikus dan jentik.
“Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”