PENYELENGGARAAN KEKARANTINAAN KESEHATAN KEDATANGAN JEMAAH HAJI HARI PERTAMA: 436 JEMAAH HAJI KLOTER 14 TIBA DI BANDARA SUPADIO
PENYELENGGARAAN KEKARANTINAAN KESEHATAN KEDATANGAN JEMAAH HAJI HARI PERTAMA: 436 JEMAAH HAJI KLOTER 14 TIBA DI BANDARA SUPADIO
Halo sobat BKK Pontianak,
Sebanyak 436 Jemaah Haji Kalimantan Barat Kloter 14 dari Bandara Hang Nadim Batam tiba di Bandara Supadio pada tanggal 17 Juni 2026 yang terbagi dalam 3 penerbangan. Pada penerbangan pertama jemaah haji asal Kota Singkawang berjumlah 157 orang yang terdiri dari 72 orang jemaah haji laki-laki dan 85 orang jemaah haji perempuan. Pada penerbangan kedua jemaah haji asal Kota Pontianak, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Sanggau, berjumlah 151 orang yang terdiri dari 62 orang jemaah haji laki-laki dan 89 orang jemaah haji perempuan. Pada penerbangan ketiga jemaah haji asal Kota Pontianak berjumlah 128 orang yang terdiri dari 51 orang jemaah haji laki-laki dan 77 orang jamaah haji perempuan. Kloter ini didampingi delapan orang petugas yang terdiri dari PPIH berjumlah 4 orang, PHD berjumlah 2 orang, dan KBIHU berjumlah 2 orang.
Dari hasil pengawasan di Bandara Supadio sebanyak 432 orang jemaah haji datang dalam kondisi sehat, 4 orang jemaah haji dalam kondisi sakit tidak dibawa ke asrama haji Provinsi Kalbar dengan bis melainkan menggunakan ambulans yang tersedia dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Ambulans yang digunakan berjumlah 5 unit. Tidak ada jemaah haji yang demam dan gawat darurat di ambulans.
Setelah tiba di asrama haji transit Provinsi Kalbar, dilakukan kegiatan skrining suhu tubuh terhadap 444 orang yang terdiri dari 436 orang jemaah haji dan 8 orang petugas haji (KBIHU, PHD, PPIH). Tidak ada jemaah haji yang terdeteksi demam. Pada data kunjungan klinik di Asrama Haji terdapat 16 orang jamaah dan 2 orang petugas non kloter yang berobat, seluruhnya tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.
Pengawasan faktor risiko alat angkut dan lingkungan juga dilakukan oleh BKK Kelas I Pontianak selama masa pelayanan kesehatan jamaah haji Pemeriksaan sanitasi pada 6 bis dengan hasil memenuhi syarat dan tindakan disinfeksi pada bis telah dilakukan. Hasil inspeksi kesehatan lingkungan Asrama Haji memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan sampel kimia air memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan vektor ditemukan keberadaan lalat, tidak ditemukan keberadaan kecoa, tikus dan jentik.
“Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”