Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran pada tanggal 24 Maret 2026 yaitu arus balik H+4 Lebaran 2026 mengalami lonjakan signifikan sebesar lebih dari 60% dibandingkan tahun 2025, dengan total pergerakan mencapai 5.834 keberangkatan dan 5.580 kedatangan. Kenaikan tajam dari angka tahun lalu (3.632 berangkat/3.457 datang) ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat drastis pada periode mudik tahun ini.
Kegiatan penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan situasi khusus lebaran di H+4 aktif di Bandara Supadio, Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Usman. Sementara itu, Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Senghie tercatat nihil aktivitas, sehingga pengawasan kekarantinaan kesehatan fokus di bandara Supadio dan wilayah kerja Ketapang.
Terkait mobilitas alat angkut, Bandara Internasional Supadio menjadi titik tersibuk dengan total 36 pesawat yang berangkat dan 35 yang datang. Di wilayah kerja Ketapang, aktivitas di bandara tercatat ada frekuensi lalulintas yang seimbang yaitu 4 alat angkut untuk keberangkatan dan kedatangan. Di pelabuhan Sukabangun Ketapang, tercatat sebanyak 2 alat angkut yang berangkat dan 1 alat angkut yang datang guna melayani arus balik masyarakat.
Volume penumpang didominasi oleh pengguna transportasi udara di Bandara Supadio dengan jumlah keberangkatan mencapai 5.436 orang dan kedatangan sebanyak 5.287 orang. Di sisi lain, Bandara Ketapang melayani 297 penumpang berangkat dan 285 penumpang datang, sedangkan Pelabuhan Ketapang mencatat pergerakan yang lebih sedikit dengan 101 penumpang berangkat dan 8 penumpang datang.
Pelayanan Kesehatan melalui kunjungan klinik tercatat sebanyak 13 orang yang seluruhnya bersumber dari Bandara Internasional Supadio.kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) mencapai 10 orang.kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Tidak Layak Terbang (SKTLT) mencapai 1 orang. Kondisi kesehatan penumpang didominasi oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Hipertensi sebagai temuan tertinggi sebanyak 3 kasus, disusul oleh Penyakit Jantung dan Stroke yang masing-masing mencatatkan 1 kasus pada kategori laki-laki dewasa. Sementara itu, untuk kategori Penyakit Menular (PM), hanya ditemukan satu jenis penyakit yaitu Varicella (cacar air) dengan jumlah 1 kasus pada kategori perempuan dewasa.
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan dilaksanakan di Bandara Supadio dan Pelabuhan Ketapang dengan hasil yang beragam. Berdasarkan hasil pengukuran aspek suhu, kebisingan, dan pencahayaan, kedua lokasi tersebut dinyatakan memenuhi syarat, namun aspek kelembaban di Bandara Supadio ditemukan tidak memenuhi syarat. Sementara itu, pemeriksaan kimiawi air bersih di kedua lokasi tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat, meski parameter pH berada dalam batas normal. Di sisi lain, hasil pengamatan biologi menunjukkan kondisi yang baik karena tidak ditemukan keberadaan vektor lalat, kecoa, maupun jentik DBD di seluruh lokasi pemeriksaan.
“Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”