Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2026, jumlah penumpang dan alat angkut mengalami peningkatan dari hari sebelumnya. Meskipun begitu, BKK Pontianak tetap sigap dan prima dalam memberikan layanan kekarantinaan kesehatan bagi para pelaku perjalanan.
Kegiatan layanan kekarantinaan kesehatan pada hari ini dilakukan di tiga wilayah kerja yaitu, wilayah kerja Pelabuhan Dwikora Pontianak (Pelabuhan Senghie dan Pelabuhan Dwikora), Pelabuhan Ketapang (Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Oesman), dan wilayah kerja Bandara Supadio).
Di wilayah kerja Bandara Internasional Supadio, sebanyak 39 pesawat datang dan sebanyak 40 pesawat yang berangkat. Pada saat pengawasan di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang pengawasan dilakukan di 2 lokasi yaitu Bandara Rahadi Usman Ketapang sebanyak 6 pesawat datang dan 6 pesawat berangkat serta pada Pelabuhan Sukabangun terdapat 2 kapal datang dan 1 kapal berangkat. Pada Pelabuhan Dwikora terdapat kedatangan 1 kapal penumpang dan 1 keberangkatan kapal penumpang sementara di Pelabuhan Senghie hanya terdapat 1 kapal berangkat.
Jumlah pelaku perjalanan pada arus mudik hari kelima belas ini sebanyak 13.126 orang dengan penumpang datang sebanyak 6.567 orang dan penumpang berangkat sebanyak 6.559 orang. Jumlah penumpang datang di Bandara Internasional Supadio sebanyak 5.471 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 5.383 orang. Di Bandara Rahadi Usman Ketapang penumpang datang sebanyak 296 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 354 orang. Selain itu, pada Pelabuhan Sukabangun penumpang datang sebanyak 56 orang dan penumpang berangkat sebanyak 33 orang. Kemudian di Pelabuhan Dwikora sebanyak 744 orang penumpang datang dan sebanyak 839 orang penumpang berangkat serta di Pelabuhan Senghie penumpang berangkat sebanyak 50 orang.
Pelayanan Kesehatan melalui kunjungan klinik tercatat sebanyak 23 orang. Di bandara internasional Supadio, kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) mencapai 10 orang. Sementara itu, dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, di Pelabuhan Dwikora sebanyak 2 orang dan di Pelabuhan Senghie sebanyak 11 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, hanya teridentifikasi penyakit tidak menular yang meliputi 2 kasus Diabetes, 8 kasus Hipertensi, 1 kasus Kanker, 2 kasus Fraktur, 1 kasus Hidronefrosis serta 1 Kasus HNP.
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan hanya dilakukan di Bandara Supadio, Pelabuhan Dwikora, dan Pelabuhan Sukabangun. Berdasarkan hasil pengukuran aspek suhu, kelembapan, kebisingan, dan pencahayaan, pada Bandara Supadio dan Pelabuhan Dwikora hanya pengukuran kelembapan yang tidak memenuhi syarat, sedangkan pada Pelabuhan Sukabangun hanya pengukuran suhu yang tidak memenuhi syarat. Namun, pada pemeriksaan kimiawi air bersih dinyatakan tidak memenuhi syarat pada seluruh lokasi pemeriksaan. Kemudian pada pemeriksaan keberadaan vektor, ditemukan kecoa pada Pelabuhan Dwikora.
“Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”