Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran di hari pertama Jumat tanggal 13 Maret 2026 belum mengalami peningkatan jumlah penumpang dan alat angkut. Oleh karena itu, BKK Pontianak tetap sigap dan prima dalam memberikan layanan kekarantinaan Kesehatan bagi para pelaku perjalanan.
Kegiatan layanan kekarantinaan kesehatan pada hari ini dilakukan di tiga wilayah kerja yaitu, wilayah kerja Pelabuhan Dwikora Pontianak (Pelabuhan Senghie dan Pelabuhan Dwikora), Pelabuhan Ketapang (Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Oesman), dan wilayah kerja Bandara Supadio.
Di wilayah kerja Bandara Supadio, sebanyak 33 pesawat datang dan sebanyak 33 pesawat yang berangkat. Pada saat pengawasan di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang pengawasan dilakukan di 2 lokasi yaitu Bandara Rahadi Usman Ketapang sebanyak 6 pesawat datang dan 6 pesawat berangkat serta pada Pelabuhan Sukabangun terdapat 2 kapal penumpang datang dan 1 kapal penumpang berangkat. Pelabuhan Dwikora dilakukan pengawasan 2 kapal penumpang datang dan 2 kapal berangkat. Pelabuhan Senghie terdapat 1 keberangkatan kapal.
Jumlah pelaku perjalanan pada arus mudik hari pertama ini sebanyak 10.996 orang dengan penumpang datang sebanyak 5.498 orang dan penumpang berangkat sebanyak 5.498 orang. Jumlah penumpang datang di Bandara Supadio sebanyak 4.844 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 3.643 orang. Di Bandara Rahadi Usman Ketapang penumpang datang sebanyak 219 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 273 orang, dan untuk Pelabuhan Sukabangun penumpang datang sebanyak 74 orang dan penumpang berangkat sebanyak 73 orang. Di pelabuhan Dwikora jumlah penumpang datang sebanyak 1.374 orang dan penumpang berangkat sebanyak 195 orang. Di pelabuhan Senghie jumlah penumpang berangkat sebanyak 55 orang.
Pelayanan Kesehatan pada kunjungan klinik total sebanyak 20 orang. Di Bandara Supadio kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) sebanyak 12 orang. Di Pelabuhan Dwikora terdapat 9 kunjungan klinik dalam rangka Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di seluruh lokasi kecuali Bandara Rahadi Oesman. Berdasarkan hasil pengukuran suhu, aspek kebisingan, dan pencahayaan di seluruh lokasi tersebut dinyatakan memenuhi syarat. Namun pemeriksaan kelembapan dan kimiawi air bersih tidak memenuhi syarat. Pada pemeriksaan keberadaan vektor jentik DBD, kecoa, dan lalat ditemukan jentik DBD di Supadio dan lalat di Pelabuhan Sukabangun.
“Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”