Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran di hari kelima Selasa tanggal 17 Maret 2026 jumlah penumpang dan alat angkut mengalami penurunan dari hari sebelumnya. Meskipun begitu, BKK Pontianak tetap sigap dan prima dalam memberikan layanan kekarantinaan Kesehatan bagi para pelaku perjalanan.
Kegiatan layanan kekarantinaan kesehatan pada hari ini dilakukan di tiga wilayah kerja yaitu, wilayah kerja Pelabuhan Dwikora Pontianak (Pelabuhan Senghie dan Pelabuhan Dwikora), Pelabuhan Ketapang (Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Oesman), dan wilayah kerja Bandara Supadio.
Di wilayah kerja Bandara Internasional Supadio, sebanyak 41 pesawat datang dan sebanyak 41 pesawat yang berangkat. Pada saat pengawasan di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang pengawasan dilakukan di 2 lokasi yaitu Bandara Rahadi Usman Ketapang sebanyak 6 pesawat datang dan 6 pesawat berangkat serta pada Pelabuhan Sukabangun terdapat 2 kapal penumpang datang dan 1 Kapal penumpang berangkat. Pelabuhan Senghie terdapat 1 kapal penumpang datang. Pada Pelabuhan Dwikora terdapat kedatangan 1 kapal penumpang sementara di Pelabuhan Senghie terdapat 1 keberangkatan kapal.
Jumlah pelaku perjalanan pada arus mudik hari kelima ini sebanyak 12.425 orang dengan penumpang datang sebanyak 5.995 orang dan penumpang berangkat sebanyak 6.430 orang. Jumlah penumpang datang di Bandara Internasional Supadio sebanyak 5.436 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 5.568 orang. Di Bandara Rahadi Usman Ketapang penumpang datang sebanyak 163 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 327 orang, dan untuk Pelabuhan Sukabangun penumpang datang sebanyak 132 orang dan penumpang berangkat sebanyak 43 orang. Di pelabuhan Senghie jumlah penumpang berangkat sebanyak 57 orang, sementara di Pelabuhan Dwikora terdapat kedatangan penumpang sebanyak 699 orang.
Pelayanan Kesehatan pada kunjungan klinik total sebanyak 28 orang. Di Bandara Internasional Supadio kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) sebanyak 9 orang , dan 1 orang dinyatakan Tidak Laik terbang (TLT). Sebanyak 5 orang mendapatkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) masing-masing 2 orang di Pelabuhan Ketapang dan 3 orang di Pelabuhan Senghie. Berdasarkan pemeriksaan tidak ditemukan Penyakit Menular pada pelaku perjalanan. Terkait Penyakit Tidak Menular didominasi kasus hipertensi sebanyak 7 orang.
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan dilakukan di Bandara Internasional Supadio, Pelabuhan Dwikora, Pelabuhan Senghie, dan Pelabuhan Sukabangun. Berdasarkan hasil pengukuran aspek suhu, kelembaban, kebisingan, dan pencahayaan di seluruh lokasi pemeriksaan tersebut terdapat hasil tidak memenuhi syarat pada Suhu di Pelabuhan Senghie (NAB < 30 C) dan Kelembaban ruangan di Bandara Internasional Supadio (NAB < 70% Rh) .Hasil pemeriksaan kimiawi air bersih tidak memenuhi syarat pada seluruh lokasi pemeriksaan. Pada pemeriksaan keberadaan vektor, ditemukan di lokasi lalat di Pelabuhan Senghie.
“Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”