Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran di hari ketiga Minggu tanggal 15 Maret 2026 jumlah penumpang dan alat angkut masih mengalami fluktuatif sejak hari pertama. Oleh karena itu, BKK Pontianak tetap sigap dan prima dalam memberikan layanan kekarantinaan Kesehatan bagi para pelaku perjalanan.
Kegiatan layanan kekarantinaan kesehatan pada hari ini dilakukan di tiga wilayah kerja yaitu, wilayah kerja Pelabuhan Dwikora Pontianak (Pelabuhan Senghie dan Pelabuhan Dwikora), Pelabuhan Ketapang (Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Oesman), dan wilayah kerja Bandara Supadio.
Di wilayah kerja Bandara Supadio, sebanyak 41 pesawat datang dan sebanyak 41 pesawat yang berangkat. Pada saat pengawasan di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang pengawasan dilakukan di 2 lokasi yaitu Bandara Rahadi Usman Ketapang sebanyak 7 pesawat datang dan 7 pesawat berangkat serta pada Pelabuhan Sukabangun terdapat 1 kapal penumpang datang. Pelabuhan Senghie terdapat 1 keberangkatan kapal. Sedangkan pada Pelabuhan Dwikora tidak terdapat lalu lintas penumpang.
Jumlah pelaku perjalanan pada arus mudik hari ketiga ini sebanyak 11.791 orang dengan penumpang datang sebanyak 5.794 orang dan penumpang berangkat sebanyak 5.997 orang. Jumlah penumpang datang di Bandara Supadio sebanyak 5.429 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 5.602 orang. Di Bandara Rahadi Usman Ketapang penumpang datang sebanyak 308 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 338 orang, dan untuk Pelabuhan Sukabangun penumpang datang sebanyak 57 orang. Di pelabuhan Senghie jumlah penumpang berangkat sebanyak 57 orang, dan tidak terdapat aktivitas kedatangan dan keberangkatan di Pelabuhan Dwikora.
Pelayanan Kesehatan pada kunjungan klinik total sebanyak 16 orang. Di Bandara Supadio kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) sebanyak 11 orang. Di Pelabuhan Senghie terdapat 5 kunjungan klinik dalam rangka Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berdasarkan pemeriksaan ditemukan penyakit menular yaitu 1 orang dengan kasus ISPA. Selain itu, ditemukan juga penyakit tidak menular seperti 4 kasus Hipertensi, 2 kasus Stroke, 2 kasus Fraktur, 1 kasus Diabetes, dan 1 kasus HNP.
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di seluruh lokasi kecuali Bandara Rahadi Oesman. Berdasarkan hasil pengukuran kelembapan, aspek kebisingan, dan pencahayaan di seluruh lokasi tersebut dinyatakan memenuhi syarat. Namun pemeriksaan kimiawi air bersih tidak memenuhi syarat serta pemeriksaan suhu pada Pelabuhan Sukabangun tidak memenuhi syarat. Pada pemeriksaan keberadaan vektor, tidak ditemukan dilokasi manapun.
“Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”