Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik Lebaran di hari ketujuh Kamis tanggal 19 Maret 2026 jumlah penumpang dan alat angkut mengalami penurunan dari hari sebelumnya. Meskipun begitu, BKK Pontianak tetap sigap dan prima dalam memberikan layanan kekarantinaan Kesehatan bagi para pelaku perjalanan.
Kegiatan layanan kekarantinaan kesehatan pada hari ini dilakukan di tiga wilayah kerja yaitu, wilayah kerja Pelabuhan Dwikora Pontianak (Pelabuhan Senghie dan Pelabuhan Dwikora), Pelabuhan Ketapang (Pelabuhan Sukabangun dan Bandara Rahadi Oesman), dan wilayah kerja Bandara Supadio.
Di wilayah kerja Bandara Internasional Supadio, sebanyak 40 pesawat datang dan sebanyak 40 pesawat yang berangkat. Pada saat pengawasan di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang pengawasan dilakukan di 2 lokasi yaitu Bandara Rahadi Usman Ketapang sebanyak 6 pesawat datang dan 6 pesawat berangkat serta pada Pelabuhan Sukabangun terdapat 1 kapal penumpang datang.Pelabuhan Senghie terdapat 1 kapal penumpang berangkat. Pada Pelabuhan Dwikora terdapat kedatangan 1 kapal penumpang datang 1 Kapal penumpang datang. Jumlah pelaku perjalanan pada arus mudik hari keenam ini sebanyak 11.796 orang dengan penumpang datang sebanyak 5.589 orang dan penumpang berangkat sebanyak 6.027 orang. Jumlah penumpang datang di Bandara Internasional Supadio sebanyak 5.238 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 5.706 orang. Di Bandara Rahadi Usman Ketapang penumpang datang sebanyak 200 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 272 orang, dan untuk Pelabuhan Sukabangun penumpang datang sebanyak 43.Di pelabuhan Senghie jumlah penumpang berangkat sebanyak 49 orang, sementara di Pelabuhan Dwikora terdapat kedatangan penumpang sebanyak 18 orang.
Pelayanan Kesehatan pada kunjungan klinik total sebanyak 12 orang. Di Bandara Internasional Supadio kunjungan klinik sekaligus penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) sebanyak 9 orang , dan 3 orang dinyatakan Tidak Laik terbang (TLT).Sebanyak 21 orang mendapatkan Cek Kesehatan Gratis (CKG).Berdasarkan pemeriksaan hanya ditemukan penyakit tidak menular yang meliputi 12 orang,1 orang kasus hipertensi, 2 orang kasus diabetes, 2 orang kasus stroke, 1 orang kanker, 1 orang kasus muscle strain,dan 1 kasus ditemukan dengan penyakit menular 1 orang kasus varicella.
Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Bandara Supadio, Pelabuhan Dwikora, Pelabuhan Senghie, Pelabuhan Suka Bangun, Berdasarkan hasil pengukuran aspek suhu, kelembapan, kebisingan, dan pencahayaan di seluruh lokasi pemeriksaan tersebut dinyatakan memenuhi syarat. Namun pemeriksaan kimiawi air bersih tidak memenuhi syarat pada seluruh lokasi pemeriksaan. Pada pemeriksaan keberadaan vektor, tidak ditemukan dilokasi manapun.
“Mudik Sehat, Prioritas Kami”