Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik nataru pada hari kedua puluh dua tanggal 7 Januari 2026 yang dilaksanakan di tiga wilayah kerja yaitu wilayah kerja Bandara Supadio, Pelabuhan Dwikora, dan Pelabuhan Ketapang secara keseluruhan jumlah penumpang dan alat angkut mengalami penurunan dari hari sebelumnya.
Pada pengawasan alat angkut, hasil pemantauan tercatat sebanyak 39 alat angkut datang dan 38 alat angkut berangkat, yang terdiri dari 75 pesawat udara dan 2 kapal laut. Aktivitas tertinggi terjadi di Bandara Supadio, dengan 33 pesawat datang dan 32 pesawat berangkat. Di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang, dilaporkan sebanyak 5 pesawat datang dan 5 pesawat berangkat di Bandara Rahadi Usman, serta 1 kapal datang di Pelabuhan Sukabangun, sedangkan di wilayah kerja Pelabuhan Dwikora dilaporkan sebanyak 1 kapal berangkat.
Jumlah total penumpang datang sebanyak 4.610 orang dan penumpang berangkat sebanyak 3.736 orang. Bandara Supadio masih menjadi pintu masuk dengan jumlah penumpang terbanyak, diikuti oleh Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Ketapang. Jumlah penumpang datang dan berangkat mengalami penurunan dari laporan sebelumnya. Namun, kita tetap harus terus waspada terhadap kemungkinan adanya peningkatan risiko potensi penyebaran penyakit menular atau gangguan kesehatan lainnya selama periode Nataru.
Pelayanan kesehatan pada situs Nataru hari kedua puluh dua ini telah diberikan kepada 12 orang penumpang. Di Bandara Supadio, dilaporkan 10 kunjungan klinik yang mendapatkan pelayanan penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) dan 2 kunjungan klinik yang mendapatkan penerbitan Tidak Laik Terbang (TLT).
Hasil pengawasan harian penyakit di Klinik Posko Nataru ditemukan penyakit menular (PM) sejumlah 1 orang dengan kasus suspek demam tifoid. Selain itu, ditemukan penyakit tidak menular (PTM) sejumlah 3 orang kasus hipertensi, 4 orang kasus kanker, 1 orang kasus stroke, 1 orang kasus osteoporosis, dan 1 orang kasus syok hipovolemik. Hasil pengawasan ini mengindikasikan bahwa pada masa Nataru, keluhan kesehatan penumpang lebih banyak disebabkan oleh penyakit tidak menular dibandingkan penyakit menular. Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Pintu Masuk tidak dilakukan diseluruh wilayah kerja.
Sadar kesehatan kunci utama jadikan momen nataru berkesan. Pulang dan kembali dengan sehat dan selamat. Meskipun liburan nataru telah berakhir, jangan lupa untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Salam sehat dan selamat beraktivitas kembali!
“Mudik Sehat, Hati Tenang, Pulang Senang”