Halo Sobat BKK Pontianak, situasi arus mudik nataru pada hari kedua puluh satu tanggal 6 Januari 2026 yang dilaksanakan di tiga wilayah kerja yaitu wilayah kerja Bandara Supadio, Pelabuhan Dwikora, dan Pelabuhan Ketapang secara keseluruhan jumlah penumpang dan alat angkut mengalami penurunan dari hari sebelumnya.
Pada pengawasan alat angkut, hasil pemantauan tercatat sebanyak 37 alat angkut datang dan 38 alat angkut berangkat, yang terdiri dari 71 pesawat udara dan 4 kapal laut. Aktivitas tertinggi terjadi di Bandara Supadio, dengan 30 pesawat datang dan 31 pesawat berangkat. Di wilayah kerja Pelabuhan Ketapang, dilaporkan sebanyak 5 pesawat datang dan 5 pesawat berangkat di Bandara Rahadi Usman, serta 1 kapal berangkat di Pelabuhan Sukabangun, sedangkan di wilayah kerja Pelabuhan Dwikora dilaporkan sebanyak 2 kapal datang dan 1 kapal berangkat.
Jumlah total penumpang datang sebanyak 4.942 orang dan penumpang berangkat sebanyak 3.847 orang. Bandara Supadio masih menjadi pintu masuk dengan jumlah penumpang terbanyak, diikuti oleh Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Ketapang. Jumlah penumpang datang dan berangkat mengalami penurunan dari laporan sebelumnya. Namun, kita tetap harus terus waspada terhadap kemungkinan adanya peningkatan risiko potensi penyebaran penyakit menular atau gangguan kesehatan lainnya selama periode Nataru.
Pelayanan kesehatan pada situs Nataru hari kedua puluh satu ini telah diberikan kepada 7 orang penumpang. Di Bandara Supadio, dilaporkan 6 kunjungan klinik yang mendapatkan pelayanan penerbitan dokumen Surat Keterangan Layak Terbang (SKLT) dan 1 kunjungan mendapatkan dokumen rawat jalan.
Hasil pengawasan harian penyakit di Klinik Posko Nataru ditemukan penyakit menular (PM) sejumlah 1 orang dengan kasus ISPA. Selain itu, ditemukan penyakit tidak menular (PTM) sejumlah 3 orang kasus hipertensi, 3 orang kasus kanker, 1 orang kasus stroke, 1 orang kasus gastritis, dan 1 orang kasus adiksi. Hasil pengawasan ini mengindikasikan bahwa pada masa Nataru, keluhan kesehatan penumpang lebih banyak disebabkan oleh penyakit tidak menular dibandingkan penyakit menular. Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Pintu Masuk tidak dilakukan diseluruh wilayah kerja.
Sadar kesehatan kunci utama jadikan momen nataru berkesan. Pulang dan kembali dengan sehat dan selamat. Meskipun liburan nataru akan berakhir, jangan lupa untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Salam sehat dan selamat beraktivitas kembali!
“Mudik Sehat, Hati Tenang, Pulang Senang”