Waspada Virus Nipah, BKK Pontianak Perkuat Jejaring Surveilans dan Respons TerpaduÂ
👉 Penguatan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi KLB di Kalimantan Barat.
👉 Penguatan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi KLB di Kalimantan Barat.
Kubu Raya, 9 Februari 2026 - Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Pontianak terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), termasuk Virus Nipah, melalui penguatan sistem surveilans dan respons terpadu di pintu masuk negara maupun wilayah.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif menghadapi ancaman penyakit emerging yang berpotensi menyebar lintas wilayah dan lintas negara. Penguatan tidak hanya difokuskan pada pengawasan di pintu masuk, tetapi juga pada integrasi jejaring koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam rangka memperkuat sistem tersebut, BKK Kelas I Pontianak menggelar koordinasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan, rumah sakit daerah (RSUD), laboratorium kesehatan, serta puskesmas. Kolaborasi ini bertujuan menyelaraskan alur deteksi dini, mekanisme pelaporan, hingga prosedur respons cepat apabila ditemukan kasus suspek di lapangan.
Kepala BKK Kelas I Pontianak, dr. Mokhamad Zainul Mukhorobin, MMRS, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular tidak dapat dilakukan secara parsial.
“Pengendalian penyakit seperti Virus Nipah membutuhkan sistem yang terintegrasi. Deteksi dini menjadi kunci utama. Karena itu, kami memperkuat jejaring komunikasi dan respons agar setiap indikasi kasus dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan terukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pintu masuk wilayah memiliki peran strategis sebagai lapisan awal perlindungan kesehatan masyarakat. Namun demikian, sistem pengawasan akan berjalan optimal apabila didukung oleh kesiapan fasilitas kesehatan di daerah dalam melakukan identifikasi, pemeriksaan laboratorium, hingga tata laksana awal sesuai prosedur.
Selain itu, penguatan kapasitas petugas, pembaruan informasi epidemiologi, serta simulasi koordinasi menjadi bagian dari langkah yang terus dilakukan. Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko keterlambatan penanganan yang dapat berdampak pada meluasnya penyebaran penyakit.
Melalui penguatan surveilans dan sinergi lintas sektor, BKK Kelas I Pontianak berkomitmen menjaga sistem kewaspadaan kesehatan masyarakat tetap responsif dan adaptif terhadap berbagai potensi ancaman penyakit. Upaya bersama ini menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat Kalimantan Barat dari risiko wabah di masa mendatang.
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Pontianak
Alamat Email : balaikarkespontianak@kemkes.go.id
No. Telp. : 0561 6729032
WA. +62 811-5672-778